Workshop Implementasi, Dosen PGMI Unusia Bekali Guru di MI Nurul Bogor
Humas Unusia
Content Writer
Bogor (9/8) – dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di Tingkat sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI), dosen program studi PGMI Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) gelar kegiatan kolaborasi dengan MI Nurul Iman untuk melaksanakan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam di MI/SD”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 Agustus 2025 bertempat di MI Nurul Iman, Bogor, dengan diikuti oleh tenaga pendidik yang ada disana.
Tiga dosen PGMI Unusia menjadi pemateri dalam workhop ini. Muhammad Feri, M.Pd membuka sesi pertama dengan materi “Esensi Pembelajaran Mendalam senagai Paradigma Baru dalam Pendidikan Dasar”. Pada sesi ini, peserta diajak memahami konsep pendekatan mendalam yang meliputi definisi PM, Tujuan PM, Prinsip PM, Pengalaman belajar PM, empat olah dalam PM, perbedaan PM dengan pendekatan tradisional, serta penerapan PM di SD. Dilanjutkan Widya Rahmawati Al-Nur, M.Pd memaparkan materi “Peran guru dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam”. Pada sesi ini menekankan pentingnya peran guru sebagai fasilitator sekaligus aktivator yang kreatif, inovatif, dan adaptif dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan bagi siswa. Sesi terakhir dibawakan Nur Ismiati, M.Pd dengan materi “praktik penyusunan modul ajar berbasis pendekatan pembelajaran mendalam pada MI/SD”. Peserta diberikan panduan teknis dan kesempatan untuk membuat rancangan modul ajar yang dapat langsung diterapkan di kelas.
Dalam sambutannya, Ibu Hasbianti, S.Pd.I, selaku kepala madrasah di MI Nurul Iman, megapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. “Workshop ini memberikan wawasan dan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan guru di era pembelajaran mendalam (PM). Semoga Kerjasama dengan PGMI Unusia dapat terus terjalin” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung penyusunan modul ajar berbasis pendekatan pembelajaran mendalam. Para peserta terlihat antusias dan menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dan aplikatif untuk diterapkan di kelas masing-masing.
Melalui PKM ini, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan satuan Pendidikan dasar dalam menciptakan pembelajaran bermutu, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa.
Penulis: Anwariah Salsabila