Unusia Hadiri Rapat Pembahasan Kerjasama dengan Pemkab Bogor dan Tiga Perguruan Tinggi
Humas Unusia
Content Writer
Bogor — Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menjadi salah satu perguruan tinggi yang diundang Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rapat pembahasan draft Kesepakatan Bersama untuk memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.
Pertemuan berlangsung pada Jumat di Ruang Rapat V Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Selain Unusia, hadir pula perwakilan dari Institut Pertanian Bogor, Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hidayah Bogor, dan Sekolah Tinggi Kesehatan Wijaya Husada Bogor. Forum ini juga dihadiri pejabat Pemkab Bogor, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, staf ahli bidang pemerintahan, politik, hukum dan kesra, anggota Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD), kepala badan pengelolaan keuangan dan aset daerah, kepala Bappeda Litbang, kepala bagian tata pemerintahan, dan kepala bagian perundang-undangan Setda.
Agenda utama rapat adalah membahas rancangan kesepakatan bersama yang akan menjadi landasan formal kemitraan antara pemerintah daerah dan empat perguruan tinggi tersebut. Ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran sumber daya akademik, penyelenggaraan pelatihan dan seminar bersama, program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, hingga kolaborasi riset untuk mendukung pembangunan daerah.
Dalam rapat, setiap pihak diberi kesempatan untuk memberikan masukan terhadap isi draft yang telah disiapkan. Proses diskusi berlangsung dinamis dengan membahas secara rinci peran masing-masing institusi dalam pelaksanaan program ke depan. Naskah kerja sama yang ditayangkan di layar proyektor menjadi acuan bersama sehingga seluruh peserta memahami arah dan tujuan kolaborasi.
Bagi Unusia, partisipasi dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat kontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui kerja sama ini, Unusia berkomitmen mendorong inovasi pembelajaran, memperluas kesempatan riset dosen dan mahasiswa, serta menghadirkan program pengabdian masyarakat yang lebih tepat sasaran.
Penulis: Anwariah Salsabila