Unusia Gelar Penyampaian Visi–Misi Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030
Humas Unusia
Content Writer
Jakarta — Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menyelenggarakan agenda penyampaian visi, misi, dan rancangan program enam Bakal Calon Rektor periode 2026–2030 pada Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Jakoeb Oetama, Lantai 4 Kampus Unusia Jakarta, dan turut diikuti secara daring melalui Zoom Meeting.
Enam bakal calon yang memaparkan gagasannya ialah Dr. Ahmad Su’adi, MA.Hum.; Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.; Dr. Fariz Alnizar, M.Hum.; Dr. Fira Mubayyinah, M.H.; Dr. Yusni Amru Ghozali, M.Ag.; dan Dr. Muhammad, M.H. Pemaparan ini merupakan bagian dari tahapan resmi pemilihan Rektor Unusia yang diselenggarakan secara demokratis, transparan, dan akuntabel.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Dr. M. Fakhruddin, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir secara luring maupun daring. Ia menjelaskan bahwa panitia bekerja berdasarkan Surat Keputusan Badan Pelaksana Penyelenggara Unusia, dengan mandat untuk menjalankan proses suksesi kepemimpinan sesuai statuta universitas.
Dr. Fakhruddin menegaskan bahwa dari delapan pendaftar, enam kandidat dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak memasuki tahap penyampaian visi–misi. Forum ini menjadi ruang penting bagi sivitas akademika untuk mengenal arah kepemimpinan yang ditawarkan para bakal calon sebelum memasuki tahap pertimbangan oleh Senat Universitas.
Plt. Rektor Unusia, dr. Syahrizal Syarif, MPH., Ph.D., turut hadir dan memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya suasana kompetisi yang sehat serta semangat kebersamaan dalam proses pemilihan rektor.
“Saya senang karena para calon saling mendukung dan bersikap terbuka. Tidak ada yang menang ataupun kalah; semuanya berupaya memberikan yang terbaik dengan niat yang baik. Siapapun yang terpilih nantinya, tujuannya sama: membangun Unusia menjadi lebih baik dan membawa kampus ini maju ke depan,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh Plt. Rektor Unusia, para wakil rektor, Dr. KH. Mujib Qulyubi, M.H., para dekan, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran unsur internal dan eksternal kampus menegaskan tingginya perhatian terhadap proses pemilihan Rektor Unusia.
Dalam sesi utama kegiatan, masing-masing bakal calon memaparkan visi, misi, serta rancangan program strategis untuk memajukan Unusia dalam lima tahun mendatang. Seluruh kandidat menyampaikan gagasannya dengan menekankan penguatan akademik, tata kelola institusi, nilai-nilai Ahlussunnah wal-Jamaah, serta relevansi Unusia di tingkat nasional dan internasional. Pemaparan berlangsung kondusif, disertai sesi tanggapan awal dan klarifikasi terkait berbagai aspek pengembangan institusi.
Setelah seluruh bakal calon menyampaikan visi dan misi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, pertanyaan datang dari berbagai unsur, mulai dari mahasiswa, pengelola program studi dan fakultas, tenaga kependidikan, hingga perwakilan masyarakat. Sesi ini menjadi ruang dialog yang memperlihatkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan Unusia dalam menyongsong kepemimpinan baru.
Usai penyampaian visi–misi, Panitia Pemilihan Rektor akan menyerahkan hasil penyelenggaraan kegiatan kepada Senat Universitas sebagai bagian dari tahapan kedua pemilihan. Senat kemudian akan memberikan pertimbangan dan mengusulkan maksimal tiga nama bakal calon kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk ditetapkan sebagai Rektor Unusia periode 2026–2030.
Melalui proses yang transparan, partisipatif, dan akuntabel ini, Unusia berharap dapat menghadirkan pemimpin terbaik yang mampu membawa universitas menuju penguatan kualitas akademik, tata kelola, dan kontribusi sosial yang lebih luas di masa mendatang.
Penulis: Anwariah Salsabila