Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi Unusia Bergabung dalam Lokakarya Perancangan SPMI Berbasis Mitigasi Risiko
Humas Unusia
Content Writer
Jakarta – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia berkolaborasi dengan 10 Perguruan Tinggi dalam kegiatan "Lokakarya Perancangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Perguruan Tinggi dan Pendampingan Teknis Pengelolaan Data serta Informasi PenjaminanMutu". Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulaiJumat hingga Sabtu, 14-15 November 2025, bertempat di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara.
Acara ini merupakan bagian dari pelaksanaan Hibah Pembinaan SPMI Perguruan Tinggi dari Direktorat Jenderal Belmawa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2025. Fokusutama lokakarya ini adalah melakukan tinjauan (review) dan finalisasi dokumen SPMI yang mengacu pada regulasi terbaru, yakni Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, dengan pendekatan berbasis mitigasi risikodan diferensiasi misi perguruan tinggi.
Sebanyak 10 perguruan tinggi berpartisipasi dalamkegiatan ini, di mana setiap institusi mendelegasikan perwakilannya untuk mengikuti pendampingan intensif. Peserta lokakarya terdiri dari:
• Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti (Tuan Rumah)
• Universitas Asa Indonesia
• Sekolah Tinggi Ilmu Maritim "AMI"
• Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia
• Sekolah Tinggi Teknologi Pekerjaan Umum
• Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Persada
• STIBA Indonesia LPI
• Sekolah Tinggi Manajemen Risiko Dan Asuransi
• Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Malahayati
• Universitas Mpu Tantular
Rangkaian acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari Ketua STMK Trisakti, Budi Suyanto, S.Sn., M.Si.
Sesi materi hari pertama menghadirkan para pakar di bidang penjaminan mutu:
1. Sasmito Budi Utomo, S.Si., M.T.I. memaparkanmateri mengenai "Pengelolaan Data dan InformasiPenjaminan Mutu".
2. Dr. Desiana Vidayanti, M.T. memberikan pengantartentang "Penyusunan Dokumen Standar Dalam SPMI Berbasis Mitigasi Risiko".
3. Dr. Magdalena Surjaningsih Halim membawakanmateri "Pengantar Penyusunan Pedoman PPEPP" (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).
Peserta dibagi ke dalam tiga kelompok (Kelompok A, B, dan C) untuk melakukan review paralel yang didampingioleh narasumber dan Tim Penjaminan Mutu LLDIKTI. Pembahasan mencakup Standar Pendidikan, StandarPenelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Pada hari kedua, agenda difokuskan pada pembahasan"Standar Kekhasan" masing-masing perguruan tinggi. Puncak acara diisi dengan sesi presentasi hasil dokumenmutu dari perwakilan perguruan tinggi peserta, yang kemudian direview langsung oleh tim ahli untuk memastikan kesesuaian dengan aturan teknis yang berlaku.
Kepala Pusat Penjaminan Mutu STMK Trisakti, Anto Purwadi, S.Pd., M.M., dalam surat undangannyamenyampaikan harapan agar kegiatan ini dapatmemperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggimitra sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan.
Penulis: Anwariah Salsabila