MAPALA Renjana Buana Lakukan Ekspedisi. Cakrawala: Eksplorasi Anggrek Dendrobium di Gunung Salak
Humas Unusia
Content Writer
Bogor – Mahasiswa Pecinta Alam MPA. Renjana Buana Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) melaksanakan Ekspedisi Angkatan Cakrawala pada 14–16 November 2025 di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, jalur Ajisaka. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan anggota muda yang memadukan riset ilmiah dan petualangan, dengan fokus pada pengamatan keanekaragaman anggrek jenis Dendrobium.
Ekspedisi ini menjadi momentum penting bagi anggota muda dalam memperkuat kapasitas penelitian lapangan, membangun ketahanan fisik, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian flora hutan hujan tropis. Kegiatan ini melibatkan tujuh peserta dari Angkatan Cakrawala dan Pendamping resmi pengurus MPA. Renjana Buana.
Dalam kegiatan ini, Divisi Pengamatan menjalankan penelitian lapangan menggunakan metode survei eksploratif. Tim menyusuri jalur pendakian Ajisaka sambil mengamati pohon inang, area lembap, serta titik-titik yang berpotensi menjadi habitat Dendrobium. Setiap temuan dicatat berdasarkan koordinat GPS, kondisi lingkungan, hingga identifikasi morfologi anggrek.
Meskipun tidak semua titik menunjukkan anggrek sedang berbunga, tim berhasil menemukan sejumlah pohon inang yang menunjukkan potensi keberadaan Dendrobium di kawasan tersebut. Kondisi hutan yang rimbun, lembap, dan kaya epifit menjadi indikasi kuat bahwa Gunung Salak merupakan habitat penting bagi berbagai flora endemik.
Selama ekspedisi, tim menghadapi beberapa kendala teknis seperti keterbatasan jarak pandang akibat kabut, kondisi jalur yang licin, serta minimnya pengetahuan sebagian penduduk mengenai flora epifit sehingga anggrek sering tidak disadari keberadaannya. Hal ini menjadi catatan penting bagi upaya edukasi masyarakat sekitar kawasan hutan.
Ekspedisi Cakrawala tidak hanya menjadi syarat pembinaan anggota, tetapi juga bentuk kontribusi MPA. Renjana Buana dalam memperkenalkan pentingnya konservasi flora, khususnya anggrek hutan yang bernilai ekologis tinggi. Melalui data awal yang diperoleh, MPA. Renjana Buana berencana menyusun laporan lanjutan dan kegiatan edukatif mengenai Dendrobium di Gunung Salak.
Kegiatan ekspedisi ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dan pembinaan karakter dapat berjalan berdampingan. Dengan menggabungkan penelitian, pendakian, dan edukasi, MPA. Renjana Buana menegaskan perannya sebagai organisasi mahasiswa yang tidak hanya mencintai alam, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap keberlanjutan ekosistem hutan Indonesia.
Ekspedisi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penelitian lanjutan mengenai flora endemik serta memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pihak Taman Nasional dalam menjaga hutan Gunung Salak.
Dilaporkan oleh: Artika Tri Utami
Sumber foto: Media MPA. Renjana Buana
Penulis: Anwariah Salsabila