Mahasiswa Unusia Haikal Muttaqin Raih Juara 1 Lomba Video Kampanye Kreatif Pemkot Bogor
Humas Unusia
Content Writer
Jakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia). Muhammad Haikal Muttaqin, mahasiswa Semester 3 Program Studi Teknologi Agroindustri asal Bogor, berhasil meraih Juara 1 Lomba Video Kampanye Kreatif yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bogor dan Dinas Kesehatan Kota Bogor.
Haikal mengetahui informasi lomba tersebut melalui akun Instagram resmi @pemkotbogor. Ketertarikannya muncul karena ia memang memiliki minat besar pada dunia fotografi dan videografi. “Lomba ini menjadi kesempatan saya untuk belajar dan mengembangkan ilmu yang saya punya,” ungkapnya.
Dalam kompetisi tersebut, Haikal mengangkat tema “Pencegahan HIV/AIDS”. Melalui videonya, ia menjelaskan langkah-langkah pencegahan HIV/AIDS secara sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat. Menurutnya, pemilihan tema ini dilatarbelakangi masih meningkatnya kasus HIV di kalangan usia muda. “Pesan saya, jangan pernah takut ketika terkena virus HIV/AIDS. Hapus stigma, karena dukungan sosial adalah bagian besar dari pencegahan HIV/AIDS,” ujarnya.
Proses kreatif yang ia jalani dimulai dari menyusun materi, mencari referensi, membuat skrip, hingga menyusun storyboard untuk menentukan angle yang tepat. Setelah itu, Haikal melakukan proses pengambilan gambar bersama seorang teman yang membantunya sebagai kameramen.
Meski demikian, ia sempat menghadapi tantangan saat pengambilan video karena cuaca Bogor yang mendung dan hampir turun hujan. “Akhirnya pengambilan videonya sempat tertunda. Setelah hujan reda, saya lanjut syuting lagi untuk mengejar waktu karena sudah menjelang magrib,” tuturnya. Tantangan pencahayaan itu kemudian ia atasi pada tahap penyuntingan video agar hasilnya tetap optimal.
Saat diumumkan meraih Juara 1, Haikal mengaku sangat bersyukur dan bangga. Menurutnya, keunggulan videonya terletak pada penyampaian pesan yang sederhana, mudah dipahami, serta menampilkan pemandangan Kota Bogor yang menarik perhatian dewan juri. Ia juga menyampaikan bahwa ilmu yang diperoleh dari perkuliahan sangat membantunya dalam mengembangkan kreativitas, terutama dalam membuat konten edukatif.
Dari pengalaman tersebut, Haikal mendapatkan pelajaran berharga tentang arti kesungguhan. “Ketika kita bersungguh-sungguh, pasti Allah kasih. Man Jadda Wa Jada, barang siapa yang bersungguh-sungguh maka berhasil,” ujarnya.
Di akhir wawancara, Haikal menyampaikan pesan kepada mahasiswa Unusia lainnya. “Man Jadda Wa Jada. Mulai dulu aja, jangan takut, dan beranilah berkarya. Mengikuti lomba bukan hanya soal menang, tetapi kesempatan untuk terus maju dan berkembang. Terkadang kita harus mundur sedikit untuk melompat lebih jauh.”
Prestasi Haikal menjadi bukti bahwa kreativitas dan kemauan belajar dapat membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk mengukir prestasi dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Penulis: Anwariah Salsabila