Mahasiswa SPI Unusia Borong Prestasi di Olimpiade Sejarah Islam Nasional 2025
Humas Unusia
Content Writer
Jakarta — Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Islam Nusantara, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), kembali mencetak prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Sejarah Islam Nasional (OSINAS) 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Sejarah Islam se-Indonesia (APSII) dan UIN Raden Mas Said Surakarta pada 14–23 Juli 2025.
Seluruh hasil lomba diumumkan secara bertahap dan pengumuman terakhir baru diterima pada 27 Juli 2025. Meski harus menunggu hingga akhir, kabar kemenangan dari berbagai kategori terus berdatangan dan menjadi suntikan semangat luar biasa bagi civitas akademika SPI Unusia.
Unusia berhasil menyabet lebih dari sepuluh penghargaan melalui karya-karya inovatif mahasiswa SPI dalam berbagai cabang lomba. Berikut daftar prestasi lengkap yang berhasil diraih:
- Juara 1 Rancangan Pengabdian Sejarah - Ahmad Rubayu, Ayu Rahmadini, Faris Bahrul Ulum, Firman, Hamzah Kamil, Khalisha, Siti Nur Amanda, Yasirul Musyaffa
- Juara 2 Publikasi Buku Mahasiswa Terbanyak – Syakiman Bur
- Juara 2 Miniatur Sejarah Islam – Nurul Hidayah Harahap, Syarif Saidullah, Baiq Madinatul Munawaroh
- Juara 2 Bisnis Plan Wisata Sejarah Islam – Siti Khoiroh
- Juara 2 Orasi Sejarah Islam – Rama Aditya Putra
- Juara 3 Publikasi Artikel Jurnal Mahasiswa Terbanyak – Muhammad Syahrul Hasan
- Juara Harapan 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah – Ahmad Rubayu, Belkis Nurbaiti, Najibudin
- Juara Harapan 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah – Satriani, Rama Aditya Putra, Lu’lu Ulzannah
- Juara Harapan 2 Film Pendek Sejarah Islam – Muhammad Syahlan, Muhammad Rizal, Ziyana Salsabila, Rifki Hamzah Kamil, Asna Wiyatul Muna, Witi Wulandari, M. Syukron Jazilah, R. Riski Dwi Koestanto, Firman, Sarif Saidollah
- Juara Harapan 1 Desain Cover Buku Sejarah Islam – Risna
- Juara Harapan 2 Game Sejarah Islam – Yasirul Musyaffa, Faris Bahrul Ulum, Hamzah Kamil, Firman
Ketua HIMA SPI, Andika Febriansyah, mengungkapkan bahwa inisiatif keikutsertaan mahasiswa SPI dalam OSINAS merupakan hasil koordinasi antara Kaprodi SPI dan pengurus HIMA. “Untuk olimpiade kali ini memang saya yang menjadi PIC-nya, tapi tentu saya dibantu teman-teman pengurus, khususnya dari bidang PSDM dan juga para senior SPI Unusia,” ujarnya.
Andika mengakui tantangan terbesar dalam koordinasi peserta adalah pembagian fokus, karena berlangsung bersamaan dengan kegiatan Dies Natalis Unusia. “Namun karena semangat kerja sama antar mahasiswa sangat kuat dan HIMA memiliki departemen khusus yang menangani bidang perlombaan, semua dapat berjalan lancar. Kami juga mendapat banyak dukungan dari fakultas, prodi, dosen, alumni, hingga senior SPI,” tambahnya. Ia turut mengungkapkan rasa bangga dan harapannya agar pencapaian ini menjadi motivasi bersama.
Sementara itu, Kaprodi SPI, Fuadul Umam, M.Hum, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. “Saya turut bangga atas capaian yang diperoleh mahasiswa dalam lomba OSINAS. Prestasimu merupakan ukiran indah untuk saat ini dan di masa mendatang,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa program studi akan terus menyemangati mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai kompetisi sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kreativitas dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa SPI Unusia tidak hanya unggul dalam kajian sejarah Islam secara akademik, tetapi juga mampu menuangkannya dalam berbagai bentuk karya inovatif, kolaboratif, dan aplikatif. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pemicu semangat bagi seluruh mahasiswa Unusia untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik almamater ke level yang lebih tinggi.
Penulis: Anwariah Salsabila