Mahasiswa PAI Unusia Raih Prestasi Gemilang di Olimpiade Tingkat Nasional
Humas Unusia
Content Writer
Bogor, Februari 2025 – Muhammad Rusydan Alfin Yusron Bisri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Reguler Semester 5 Kampus B Parung, kembali mengharumkan nama Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) dengan meraih Juara II Olimpiade Pendidikan Agama Islam Mahasiswa Tingkat Nasional pada ajang Cendekia Islamic Competition (CIC) 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Lembaga Bina Prestasi Nusantara bekerja sama dengan HIMA PAI Universitas Alma Ata Yogyakarta.
Selain aktif dalam kegiatan akademik, Alfin juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Bendahara UKM Seni Religi periode 2023/2024, pengurus HIMA PAI periode 2023/2024, serta pengurus Rayon FKIP Komisariat PMII Unusia B untuk periode 2023/2024 dan 2024/2025. Keaktifannya dalam organisasi membuktikan bahwa ia mampu menyeimbangkan antara akademik dan non-akademik.
Tidak hanya aktif berorganisasi, Alfin juga mencatatkan berbagai prestasi akademik dibidang lainnya, di antaranya adalah:
1. Juara 2 Lomba Musabaqah Qiro'atul Kitab Tingkat Mahasiswa se-Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia tahun 2023.
2. Peraih 2 medali silver dalam Kompetisi Cendekia Language Competition 2024 yang diselenggarakan oleh Lembaga Bina Prestasi Nusantara bekerja sama dengan HIMABARA Universitas Al-Azhar Indonesia pada 6–7 September 2024.
3. Juara II Olimpiade Pendidikan Agama Islam Mahasiswa Tingkat Nasional pada ajang Cendekia Islamic Competition (CIC) 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Bina Prestasi Nusantara bekerja sama dengan HIMA PAI Universitas Alma Ata Yogyakarta pada 10–11 Januari 2025.
Dalam wawancara eksklusif, Alfin berbagi pengalaman dan motivasi di balik keikutsertaannya dalam berbagai kompetisi. Ia pertama kali mengetahui tentang Kompetisi Cendekia Islamic Competition (CIC) dari grup WhatsApp yang berisi informasi terkait perlombaan akademik. Berbekal pengalaman sebelumnya dalam mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Lembaga Bina Prestasi Nusantara, Alfin pun kembali mendaftar.
Saat pengumuman pemenang, Alfin sempat merasa deg-degan dan berharap bisa meraih juara pertama. Meski tidak berhasil meraih posisi teratas, pencapaian sebagai juara 2 dari 93 peserta tetap menjadi kebanggaan tersendiri.
Ia mengaku sangat bersyukur dan bangga dapat mempersembahkan prestasi ini untuk dirinya sendiri serta kampus tercinta, Unusia, dan berharap prestasinya dapat menginspirasi mahasiswa lain di Unusia. “Kemenangan ini adalah hasil kerja keras dan dukungan dari banyak pihak. Semoga prestasi ini membawa motivasi lebih besar untuk teman-teman mahasiswa lainnya,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Hubungan Masyarakat turut memberikan apresiasi kepada Alfin atas dedikasi dan kontribusinya dalam membawa nama baik kampus.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Saudara Rusydan Alfin. Ini membuktikan bahwa mahasiswa Unusia siap bersaing di level nasional dan bahkan internasional” ujar Dr. Fariz Alnizar, M.Hum
Selama menjalani perkuliahan di Unusia, Alfin mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga. “Saya bertemu dengan teman-teman hebat dan dosen yang luar biasa. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan di sini,” ujarnya.
Alfin juga menyampaikan pesan kepada rekan-rekannya di Unusia agar terus berusaha mengembangkan diri dan mengikuti berbagai kompetisi. “Jangan ragu untuk berpartisipasi dalam ajang-ajang seperti ini. Selain menambah pengalaman, kita juga bisa mengenalkan Unusia ke tingkat nasional dan membuktikan bahwa kita tidak kalah dengan kampus lainnya,” tambahnya.
Dengan semangat yang ditunjukkan oleh Alfin, diharapkan semakin banyak mahasiswa Unusia yang termotivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama almamater.
Penulis: Anwariah Salsabila