Lulu Ulzannah Raih Juara Lomba Essay Nasional di Tarbiyah Festival 2025
Humas Unusia
Content Writer
Lu’lu Ulzannah, mahasiswa semester dua Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), berhasil meraih Juara II dalam ajang Lomba Essay Nasional yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Bandung melalui Tarbiyah Festival 2025.
Dalam lomba tersebut, Lu’lu mengangkat sebuah tema yang relevan dengan dinamika era digital melalui judul esainya, “Melawan Hoaks, Menjaga Moral: Kiprah Mahasiswa dalam Menghadapi Tantangan Society 5.0.” Esai ini membahas peran mahasiswa dalam melawan penyebaran hoaks yang semakin masif dan membahayakan di tengah derasnya arus informasi di era Society 5.0. Menurutnya, hoaks bukan hanya persoalan kesalahan informasi, tetapi juga menyentuh aspek moral dan keutuhan sosial masyarakat.
Lu’lu menjelaskan bahwa motivasinya mengikuti lomba ini berangkat dari keinginannya untuk menantang diri sendiri dan mencoba hal baru dalam dunia kepenulisan ilmiah. Lomba ini merupakan pengalaman pertamanya menulis esai secara serius, dan dia melihat kesempatan tersebut sebagai ruang belajar sekaligus pembuktian kapasitas diri.
“Prosesnya saya mulai dari mencari ide, melakukan riset ringan, membuat kerangka, hingga revisi beberapa kali sebelum pengumpulan. Tantangan terbesarnya ada pada penyusunan argumen yang kuat namun tetap mudah dipahami, serta membagi waktu di tengah padatnya perkuliahan,” ujarnya.
Pihak dewan juri memberikan apresiasi atas relevansi tema yang diangkat Lu’lu, serta mendorong agar di kemudian hari referensi dan keterkaitan antar gagasan dapat diperkuat agar esai semakin solid dan menyeluruh.
Atas pencapaian ini, Lu’lu berharap esainya dapat memantik kesadaran tentang pentingnya literasi digital di kalangan generasi muda dan menjadi bagian dari upaya nyata dalam memerangi hoaks. “Mahasiswa Unusia punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita mau melangkah dan terus berproses,” ujarnya.
Selain aktif secara akademik, Lu’lu juga merupakan bagian dari Departemen Humas HIMA SPI Unusia, serta penerima Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Keterlibatannya di berbagai bidang menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengembangkan kapasitas diri, baik secara keilmuan maupun sosial.
Dengan prestasi ini, Unusia kembali menunjukkan bahwa mahasiswa-mahasiswanya mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional melalui karya-karya yang berdampak. Diharapkan keberhasilan Lu’lu Ulzannah dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, menjawab tantangan zaman, serta membawa nama baik kampus di berbagai ajang bergengsi.
Penulis: Anwariah Salsabila