Kolaborasi dengan Satgas Percepatan Hilirisasi Kementerian ESDM RI, LPPM Unusia Kaji Dampak Hilirisasi

Kolaborasi dengan Satgas Percepatan Hilirisasi Kementerian ESDM RI, LPPM Unusia Kaji Dampak Hilirisasi

News 5 min read

Kolaborasi dengan Satgas Percepatan Hilirisasi Kementerian ESDM RI, LPPM Unusia Kaji Dampak Hilirisasi

Author avatar

Humas Unusia

Content Writer

Kolaborasi dengan Satgas Percepatan Hilirisasi Kementerian ESDM RI, LPPM Unusia Kaji Dampak Hilirisasi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) berkolaborasi dengan Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dalam pelaksanaan kajian dampak hilirisasi dan Proyek Strategis Nasional (PSN). Kegiatan ini dilaksanakan pada periode Oktober hingga Desember 2025 berdasarkan kontrak swakelola.

Kajian tersebut dirancang sebagai instrumen analisis kebijakan untuk memastikan agenda hilirisasi dan PSN tidak hanya berorientasi pada percepatan pembangunan dan peningkatan nilai tambah ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sosial, lingkungan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak. Pendekatan yang digunakan mencakup Strategic Environmental and Social Assessment (SESA), analisis risiko berbasis indikator, serta studi mitigasi dampak lintas klaster industri.

Secara substantif, kajian ini mencakup analisis pada proyek hilirisasi sektor minerba, energi, dan kelautan, dengan menelaah perubahan struktur ekonomi lokal, distribusi manfaat pembangunan, serta efektivitas program mitigasi yang telah dijalankan pemerintah dan pelaku industri. Selain itu, penelitian juga mengkaji potensi risiko lingkungan seperti tekanan terhadap kualitas udara dan air, serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan di sekitar kawasan proyek.

Hasil kajian menunjukkan bahwa proyek hilirisasi dan PSN memberikan kontribusi terhadap penguatan aktivitas ekonomi regional, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan sosial dan lingkungan yang perlu dikelola secara serius. Beberapa isu yang mengemuka antara lain perubahan mata pencaharian masyarakat, dinamika ketenagakerjaan, potensi konflik lahan, tekanan terhadap daya dukung lingkungan, serta risiko kesehatan masyarakat di sekitar kawasan proyek.

Melalui kajian ini, LPPM Unusia menekankan pentingnya penguatan tata kelola, mitigasi dampak yang lebih terintegrasi, serta partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan kebijakan. Kolaborasi dengan Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional ini menjadi bagian dari kontribusi Unusia dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.


Penulis: Anwariah Salsabila