FIN Unusia Gelar Book Talk & Discussion: Mengamati Islam di Indonesia 1971–2023
Humas Unusia
Content Writer
Jakarta – Fakultas Islam Nusantara (FIN) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menggelar acara Book Talk & Discussion dengan tema “Mengamati Islam di Indonesia 1971–2023” pada Jumat, 19 September 2025 di Aula Jakoeb Oetama, Kampus Unusia, jam 10.00 WIB.
Acara ini menghadirkan para narasumber terkemuka, yakni Dr. Ahmad Su’adi, MA.Hum, Prof. Dr. Abdul Wahid Hasyim, M.Ag, Zannuba Ariffah Chafsoh, S.I.Kom., M.P.A, serta Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura, dengan Dr. Fariz Alnizar, M.Hum sebagai moderator.
Diskusi ini menyoroti perjalanan panjang Islam di Indonesia, baik dari aspek sejarah, sosial, budaya, maupun politik, serta menelusuri transformasinya selama lebih dari setengah abad.
Diawali dengan penampilan musik khoto Jepang menggunakan instrumen tradisional Jepang. Suasana khidmat dan artistik ini semakin semarak dengan dilanjutkan penampilan Bhagawan Solo, yang menghadirkan nuansa budaya lokal dalam harmoni.
Pembukaan bernuansa lintas budaya ini memberikan kesan mendalam sekaligus menegaskan semangat akademik Unusia dalam merangkul keberagaman ekspresi seni, ilmu, dan budaya.
Acara ini sekaligus memperkenalkan karya Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura berjudul Mengamati Islam di Indonesia 1971–2023, yang diterbitkan YOI pada 2025.
Antologi ini memuat 61 tulisan, kuliah, wawancara, dan karya lainnya yang dihasilkan Nakamura sejak 1971 hingga 2023. Buku ini bukan hanya kompilasi karya, melainkan juga perjalanan intelektual seorang antropolog Jepang yang konsisten mengamati perkembangan Islam di Indonesia lebih dari lima dekade.
“Kumpulan tulisan ini sangat bervariasi dalam hal isu, rentang waktu, maupun bentuk tulisannya, mulai yang berasal dari jurnal, koran, chapter buku, hingga tulisan ringan lainnya. Saya kira kumpulan tulisan dalam buku ini mewakili isu setiap periode waktu tentang Islam Indonesia, yang tetap dan yang berubah, dari 1980-an hingga beberapa tahun terakhir ini,” ujar Dr. Ahmad Suaedy, Dekan Fakultas Islam Nusantara Unusia
Dalam buku ini, Nakamura menampilkan sejarah pemikirannya secara diakronis untuk memperlihatkan pergeseran minat dan kajian pada momen-momen tertentu dalam kehidupan keagamaan di Indonesia. Meski hadir dari luar Indonesia, Nakamura seakan menjadi saksi hidup berbagai peristiwa keagamaan di tanah air melalui tulisannya.
Prof. Emeritus Mitsuo Nakamura adalah pakar antropologi budaya dan guru besar emeritus di Universitas Chiba, Jepang. Kontribusinya dalam mengkaji pergerakan sosial Islam, khususnya Nahdlatul Ulama, menjadikan Nakamura sebagai salah satu akademisi asing yang paling berpengaruh dalam studi Islam Indonesia.
Melalui Book Talk & Discussion ini, peserta diajak menelusuri dinamika Islam di Indonesia, mulai dari perkembangan gerakan sosial-keagamaan, wacana intelektual, hingga peran politik Islam di tengah masyarakat.
Fakultas Islam Nusantara Unusia menegaskan bahwa forum semacam ini penting untuk memperkaya pemahaman mahasiswa dan akademisi mengenai sejarah dan perkembangan Islam di Indonesia, serta memperkuat tradisi ilmiah melalui dialog lintas generasi.
Penulis: Anwariah Salsabila